Ngomong² soal dzikir, jadi malu dengan Yang Maha Menghidupkan, malu dan sedih meratapi hidup yang sudah terlewatkan, banyak dosa yang telah terjamah, tapi sedikit dzikir yang terlaksana, pasalnya orang hidup tidak akan lepas dari salah dan dosa yang menghinggap, tetapi dengan bangganya orang² menyebut dirinya : aku adalah orang yang baik, aku adalah orang yang banyak berdzikir, aku adalah orang yang sedikit dosa, dan dengan tidak punya rasa malu mengkhutbahi orang lain tanpa intropeksi diri ( tak lepas aku sebagai manusia ), Astaghfirullaahal’adziim… Ya Allah, ampunilah hambaMu ini, sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa kecuali Engkau. Ya Allah, Ya Tuhanku, Yang Maha Menerima Taubat, semoga hambaMu ini mendapatkan Husnul Khotimah, Amin.

Anyway, sebagimana telah tersurat dalam Kitab Allah SWT, Al- Qur’anul Kariim :
“Hanya milik Allah asmaa-ul husna, maka berdo’alah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul husna itu dan tinggalkanlah orang² yang menyimpang dari kebenaran dalam ( menyebut ) nama² Nya. Nanti mereka akan mendapatkan balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” { Al-A’raaf : 180 }
Dan Rosululloh SAW juga telah bersabda : Selengkapnya …
-7.574087
112.286090
Like this:
2 bloggers like this post.